Category: Uncategorized

Kematian Kurt Cobain yang Penuh Kontroversi

Walaupun dunia musik adalah dunia yang identik dengan hiburan dan kesenangan, namun tidak selalu demikian yang dialami oleh para musisi. Semakin tinggi pohon maka semakin besar angin yang menerpa, dan begitulah yang berlaku bagi musisi kelas dunia dengan ketenaran yang sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Nyatanya, tidak hanya berjegalan dalam berkarya, namun terkadang nyawa pun bisa menjadi taruhan.

Dan itulah yang terjadi pada musisi legendaris Kurt Cobain yang berhasil membuat dunia musik genre grunge seolah bangkit kembali dari tidur panjangnya, meregang nyawa ketika kariernya sedang berada di posisi puncak teratas. Kurt Cobain adalah pria yang meninggal di usia 27 tahun ketika dirinya sedang berada dalam daftar teratas musisi terbaik kelas dunia. Vocalis sekaligus gitaris band fenomenal Nirvana tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal di garasi rumahnya pada hari Jumat, 8 April 1994 oleh seorang teknisi listrik bernama Gary Smith. Smith menemukan Cobain dalam keadaan tak bernyawa dengan pistol yang berada di dekat tubuh Cobain serta luka tembakan jarak dekat di kepalanya. Kabar ini berhasil membuat dunia musik dan Sbobet seolah berhenti sejenak karena semuanya terkejut dengan kabar yang begitu tiba-tiba ini.

Hal yang paling menarik adalah adanya surat Cobain yang ditulis tangan tergeletak di dekat jasad Cobain. Dalam surat tersebut, musisi legendaris ini mencurahkan curahan hatinya tentang dukanya dalam berkarya di band Nirvana. Walaupun terlihat menikmati teriakan penonton yang histeris pada saat naik ke panggung, ternyata Cobain tidak menikmatinya sama sekali dan hanya mencoba bersikap profesional di hadapan publik. Cobain merasa frustasi karena musik yang semula ia ciptakan karena ingin berekspresi dengan nada, justru menjadi tontonan orang-orang dan menjadi ladang uang. Cobain merasa tidak begitu nyaman dengan hal ini, sehingga ia pun mencoba lari dari rasa depresinya dengan menjadi pengabdi heroin kelas kakap.

Smith menemukan Cobain dalam keadaan meninggal pada hari Jumat, namun hasil autopsi tidak berkata demikian. Dari hasil pemeriksaan, diduga Cobain meninggal pada hari Selasa sebelumnya, dan itu berarti jenazah Cobain ditemukan 3 hari setelah meninggal. Pihak berwenang sudah memutuskan alasan Kurt Cobain meninggal adalah karena bunuh diri. Hal ini diperkuat dengan adanya surat yang tergeletak di sebelahnya, karena itu berarti kematian Kurt Cobain sudah direncanakan dan Cobain meninggal atas dasar keputusannya. Ditambah dengan adanya pistol yang tergeletak di sekitar tubuh pria itu, sehingga Cobain ditetapkan meninggal karena bunuh diri dengan menarik pelatuk pistol ke kepalanya. Namun, rupanya tidak semua pemain poker online langsung menerima pernyataan tersebut mentah-mentah. Ada beberapa orang yang menduga bahwa Cobain meninggal karena aksi pembunuhan, dan ada pula yang menduga Cobain telah mengalami pencucian otak oleh oknum-oknum tertentu.

Tidak hanya sampai disitu, dugaan-dugaan lain pun datang silih berganti. Bahkan hingga saat ini pun, media masih sensitif apabila membahas tentang kematian vocalis legendaris Cobain. Jenazah Cobain dikremasi pada hari Minggu, 10 April 1994 tepat dua hari setelah Cobain ditemukan tidak bernyawa di garasinya. Sebagian abu dari kematiannya disimpan dan kemudian dicampur dengan tanah liat dan dijadikan sebagai bahan dasar dalam pembuatan patung gitar yang kemudian dinamakan patung ‘Kurt Cobain Memorial Park’ di Washington. Hingga kini, patung tersebut masih gagah berdiri dan selalu dikenang oleh masyarakat sebagai penghargaan atas karyanya.

Dugaan Keterlibatan Courtney Love dalam Kematian Kurt Cobain

Kematian Kurt Cobain pada tanggal 8 April 1994 masih menorehkan luka dalam di dunia musik. Berbagai pertanyaan timbul di pikiran orang-orang tentang apa sebenarnya sebab kematian dari Cobain, dan mengapa hal itu terjadi. Kematian Cobain masih menjadi misteri, terlebih karena pihak berwenang dan keluarga enggan membagikan foto-foto TKP dan jasad Cobain pada saat ditemukan tak bernyawa di rumah kediamannya.

Berbagai konspirasi timbul sebagai bentuk peran publik dalam menjawab misteri ini. Hingga pada tahun 2014, kepolisian pun memutuskan untuk membagikan foto-foto kematian Cobain setelah berselang tepat 20 tahun dari hari kematiannya. Semula berita kematian Cobain yang sudah mulai mereda, seolah kembali dihebohkan dengan gambar-gambar yang dirilis tersebut. Dalam foto yang dibagikan, terlihat Cobain begitu bersimbah darah dan posisi tubuh Cobain begitu ganjil untuk dikatakan sebagai kasus bunuh diri.

Banyak orang dengan hobi judi bola yang menduga bahwa kematian Cobain disebabkan karena pembunuhan berencana, dan menariknya adalah Courtney Love, istri Cobain, diduga terlibat dalam pembunuhan suaminya itu. Hal ini diperkuat karena keterangan tersebut didapatkan langsung dari Hank Harrison yang merupakan ayah dari Courtney Love sendiri. Hank berkata bahwa dia bisa membuktikan anaknya benar-benar terlibat dalam pembunuhan vocalis Nirvana tersebut. Meskipun Love tidak terlibat langsung pada saat pembunuhan, namun Hank berkeras bahwa anaknya terlibat di balik layar dari kasus ini.

Hank Harrison menyebut alasan penguatnya dalam menduga anaknya adalah dalang dari kematian Cobain adalah pengedaran foto kematian Cobain yang baru dilakukan pada tahun 2014. Hank berpendapat jika memang Cobain meninggal karena bunuh diri, tidak akan menjadi masalah bagi Love untuk mempublikasikan foto kematian suaminya pada saat itu juga dan tidak perlu menunggu hingga 20 tahun lamanya.

Tidak hanya komentar Hank yang menjadi dasar teori kematian Cobain dibunuh oleh istrinya sendiri, namun pada hari-hari berkabung di tahun 1994 ada seseorang yang mengaku bahwa dia pernah medengar Love menawarkan seseorang sejumlah uang yang begitu banyak untuk jasa membunuh suaminya. Namun, terlepas dari tanggapan ayahnya dan beberapa kabar tak mengenakkan tersebut, Courtney Love membantah dengan keras teori tersebut. Love mengaku bahwa ia begitu mencintai Cobain dan tidak akan tega membunuh suaminya sendiri.

Bantahan Courtney Love memuncak pada saat dirilis film semi dokumenter berjudul Soaked In Bleach di tahun 2015 yang seolah memberi kemungkinan bahwa Cobain meninggal karena dibunuh oleh istrinya sendiri. Courtney dikabarkan begitu marah dengan film ini dan menyewa pengacara handal untuk membuktikan dirinya tidak terlibat sama sekali dalam kematian Cobain dan menuntut film tersebut untuk diberi keadilan hukum. Film ini begitu menggemparkan publik, bahkan ada beberapa bioskop yang bersedia untuk menayangkan film karya Benjamin Statler yang penuh kontroversi ini.

Film Soaked in Bleach dirilis pada tanggal 11 Juni 2015, dan judul ini pun diambil dari lirik salah satu lagu Cobain yang berjudul Come As You Are. Pada saat Cobain meninggal, jabatan kepala kepolisian Seattle dipegang oleh Norm Stamper, dan Stamper benar-benar menaruh perhatian terhadap kasus kematian Cobain. Stamper menjabat hingga tahun 2004, dan setelah film tersebut rilis, ia menyatakan bahwa jika masih diberi kesempatan menjabat sebagai kepala kepolisian, ia bersama agen bola terpercaya akan membuka kembali kasus ini dengan selebar-lebarnya agar bisa menemukan kebenaran dari misteri kematian Kurt Cobain 20 tahun lalu.

Mengenal Lebih Tentang Curt Kobain

Bagi anda pecinta dunia musik mungkin sudah tidak asing lagi bila mendengar nama Kurt Cobain. Namun bagi anda yang belum pernah mendengar nama tersebut, inilah beberapa informasi mengenai sosok Curt Kobain. Curt Cobain memiliki nama lengkap Curt Donald Cobain. Ia lahir pada tahun 1967, lebih tepatnya tanggal 20 Februari. Ia adalah seseorang yang sangat mencintai musik dan terlahir dengan bakat musik yang natural. Ia adalah seorang vokalis sekaligus gitaris di band Nirvana. Ia adalah seorang pelopor sekaligus Trendsetter sebuah aliran atau jenis musik baru. Dari aliran musik yang terkenal sebelumnya yaitu musik pop aliran Glam Metal, Dance Pop, dan Arena Rock pada tahun 1980an, Cobain melakukan perubahan besar yaitu memperkenalkan aliran musik Rock alternatif dan Grunge pada dunia.

Kurt Cobain menciptakan dan mempublikasikan beberapa lagu yang menjadi sangat populer dan disukai banyak orang. Beberapa lagu tersebut berjudul Rape Me, Heart Shaped Box, About a Girl, All Apologies, Lithium, In Bloom, dan Come As You Are. Lewat beberapa lagu tersebut, Kurt Cobain membuktikan dirinya bahwa ia memang seorang yang terlahir dengan bakat musik yang luar biasa dan bisa membawa perubahan besar dan spektakuler pada dunia musik. Kurt Cobain bukan hanya berhasil menciptakan beberapa lagu yang bagus namun dapat juga membawakannya dengan sangat luar biasa menarik. Kurt Cobain termasuk dalam salah satu legenda dalam dunia musik yang karyanya dikenang banyak orang yang hobi taruhan bola hingga sekarang.

Kurt Cobain dan Courtney Love

Kurt Donald Cobain memiliki kehidupan pribadi yang terbilang bahagia. Ia menikahi seorang wanita bernama Courtney Love pada tahun 1992 tepatnya pada tanggal 24 Februari. Sepasang kekasih ini memilih tempat di Waikiki, Hawaii sebagai tempat dimana mereka mengikat janji sehidup semati sebagai suami dan istri. Tak lama setelah mereka menikah, mereka pun mendapat hadiah kehidupan yaitu seorang anak yang menambah kebahagiaan dalam kehidupan pernikahan mereka dan membentuk mereka menjadi keluarga kecil yang bahagia. Cobain dan Love memberi anak mereka dengan nama Frances Bean Cobain. Frances lahir pada tanggal 18 Agustus 1992.

Sang legenda ini menjalani hidup yang luar biasa di dunia musik. Namun sayangnya perjalanan hidup yang luar biasa tersebut harus terhenti karena sebuah kejadian tragis yang memilukan dan meninggalkan luka dan kesedihan yang dalam bagi orang terdekatnya, keluarga, teman dan bahkan para penggemarnya. Pada tanggal 8 April tahun 1994, Kurt Donald Cobain ditemukan meninggal di garasi rumahnya sendiri yang berlokasi di Lake Wahington. Seorang teknisi listrik dari perusahaan Veca Electric yang bernama Gary Smith. Hal yang lebih mengejutkan lagi adalah hasil otopsi yang dilakukan oleh para ahli. Para ahli menyatakan bahwa kemungkinan Kurt Cobain sudah meninggal pada tanggal 5 April 1994 yang berarti 3 hari setelah Gary Smith menemukannya. Para ahli juga menyatakan bahwa mereka menemukan surat bunuh diri yang ditulis oleh Kurt dan ia letakkan pada kantong jaketnya, namun ada sebuah spekulasi bahwa kejadian ini belum dipastikan akibat dari bunuh diri.

Kematian Tragis Vokalis Nirvana

Tenarnya Group Band Nirvana memang tak lepas dari nama Kurt Cobain. Nirvana adalah grup musik Rock asal Amerika yang telah terbentuk oleh tiga personel. Pada tahun 1987 Kurt Cobain sebagai vokalis dan juga gitaris mendirikan grup musik ini bersama dengan Krist Novoselic yang juga sebagai pemain bass dan David Grohl sebagai pemain drum baru mulai bergabung dengan Nirvana pada tahun 1990.

Grup musik Nirvana ini mulai meroket dan masuk kedalam tangga lagu tertinggi saat itu pada tahun 1991 dengan lagu andalan mereka yaitu “Smells Like Teen Spirit” dari album kedua mereka. Kurt Cobain sebagai vokalis Nirvana yang juga sebagai juru bicara dari grup musik tersebut, mendapati dirinya disebut di media sebagai “juru bicara dari generasi”. Cobain merasa tidak nyaman karena pesan dan visi Band tersebut telah di salah artikan oleh publik. Di albumnya yang ketiga “In Utero” yang diliris pada tahun 1993, adalah salah satu bentuk menantang balik kepada penonton musik dari Cobain.

Konser Nirvana

Seiring berjalan dengan ketenaran grup musik dengan aliran Rock Alternative atau yang sering disebut juga dengaan aliran Grunge ini, dikejutkan dengan berita kematian Kurt Cobain. Pada bulan April tahun 1994, Cobain meninggal pada ruang studionya yang berada diatas garasi rumahnya di Lake Washington, Seattle. Ia meninggalkan sebuah surat yang di peruntukan kepada “Boddah” teman imajinasinya semasa kecil, di dalam surat itu ia menyatakan bahwa ia sudah tidak merasa nyaman untuk melakukan pertunjukan musik dan bahkan ia sudah tidak dapat menikmati lagi untuk menulis lagu. Dibawah banyak tekanan Cobain mengambil langkah untuk mengakhiri hidupnya dengan menyuntikan dosis heroin dan valium yang berlebihan kedalam tubuhnya dan menembakan dirinya dengan senapan.

Walaupun kematian Kurt Cobain masih menjadi misteri dan para penggemar fanatic Nirvana merasa bahwa Cobain bukan bunuh diri melainkan dibunuh, sangat disayangkan. Di puncak kepopuleran group musik Nirvana harus diakhiri dengan kematian tragis dari sang vokalis.

Mengenang dan Mengenal Kurt Cobain

Kurt Donald Cobain atau lebih dikenal dengan nama Kurt Cobain. Kurt Cobain sang legendaris vokalis serta gitaris dari grup musik Nirvana ini lahir pada tanggal 20 februari 1967. Ia adalah seorang musisi dan penyanyi asal AmerikaSerikat yang lahir di Aberdeen, Washington, Amerika Serikat. Cobain memiliki masa kecil yang tidak mudah untuk anak seusianya. Saat ia masih berusia sembilan tahun, ia harus melewati masa dimana kedua orang tuanya bercerai.

Namun memang sejak kecil, Cobain memiliki bakat bernyanyi dengan lagu-lagu ciptaannya yang spontan saat itu juga dan langsung ia nyanyikan. Ia memang memiliki bakat seni yang luar biasa, bukan hanya menyanyi tapi ia juga melukis Michael Jackson dan president AS saat itu. Cobain mulai belajar bermain gitar disaat ia masih duduk di bangku sekolah. Kurt Cobain suka mendengarkan banyak lagu dan ia menyukai berbagai jenis aliran musik. Mulai dari The Beatles, Queen, Aerosmith, Black Sabbath, Kiss, AC/DC, Raya, Sex Pistols, dan lain sebagainya. Tetapi kecendrungan aliran musik yang ia sukai adalah Punk Rock. Hingga pada akhirnya menciptakan aliran jenis musik Grunge atau Rock Alternatif dengan grup musik yang ia bangun bernama Nirvana pada tahun 1987.

Kurt Cobain Merokok

Cobain memang dikenal sebagai sosok yang pendiam, temperamen dan juga emosional. Hal itu disebabkan karena pengaruh dari orang tuanya yang bercerai. Ia pernah berkata bahwa ia sangat membenci hidupnya dan ingin mengakhirinya. Namun hal itu juga yang membuatnya masuk ke dalam industri musik. Semua kegilaan yang ia lakukan justru menjadi ciri khasnya dan membuatnya dicintai oleh para penggemarnya. Kurt Cobain bertemu dengan Courtney Love wanita yang ia cintai. Tak lama mereka berpacaran Courtney mengandung anak Cobain, maka mereka pun menikah pada tahun 1992 dan tidak lama dari itu lahirnya anak satu-satunya diberi nama Frances Bean Cobain di bulan Agustus 1992.

Ditengah semua popularitas dan ketenaran yang sedang dihadapi oleh Cobain, sangat disayangkan justru ia memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Cobain mengalami begitu banyak tekanan dalam hidupnya, diketahui dari surat yang ia tinggalkan sebelum kematiannya. Ia menuliskan disitu bahwa ia sudah tidak dapat menikmati untuk menulis lagu dan juga untuk tampil diatas panggung.