Beberapa Teori Tentang Kasus Kematian Kurt Cobain

Grup musik yang bernama Nirvana tentunya sangat terkenal dan menjadi salah satu grup musik yang melegenda khususnya bagi generasi X yang menganut dan mencintai aliran musik Grunge dan Rock alternatif. Grup musik Nirvana ini dibesarkan oleh seorang yang bernama Kurt Cobain. Ia merupakan vokalis sekaligus gitaris di dalam grup musik tersebut. Kurt Cobain berkontribusi banyak dalam perkembangan grup musik Nirvana tersebut. Ia juga merupakan seorang pelopor atau Trendsetter dari aliran musik Rock alternatif dan Grunge. Ia termasuk salah seorang musisi di dunia yang sangat berdampak dan membawa terobosan besar dalam dunia musik yang ada pada jamannya. Kurt dilahirkan dengan bakat musik yang luar biasa dan sangat murni. Ia bahkan dikatakan sebagai juru bicara generasi X yang menganut aliran musik Grunge pada jamannya.

Kehidupan musisi pria ini yang memiliki nama lengkap Kurt Donald Cobain bisa terbilang cukup baik. Di dunia musik, ia sangat tenar dan populer. Ia menciptakan beberapa lagu yang menjadi hits atau populer pada jamannya dan beberapa masih berlaku hingga sekarang. Kurt juga membesarkan dan membawa grup musik Nirvananya ke masa kejayaan yang bisa dibilang puncak sukses bagi grup musik yang ada. Selain dari pencapaian yang ia raih di dunia musik, ia juga memiliki kehidupan pribadi yang cukup baik. Kurt Cobain memutuskan untuk menikahi kekasih hatinya yaitu Courtney Love pada tahun 1992. Cobain dan Love memilih tempat di Waikiki, Hawaii untuk dijadikan sebagai tempat saksi dimana mereka berdua membuat janji untuk berjalan bersama sebagai sepasang suami istri yang mengarungi kehidupan bersama-sama. Cobain dan Love memilih tanggal 24 Februari sebagai hari bahagia mereka. Tak lama setelah pernikahan mereka, Cobain dan Love dikaruniai seorang anak yang diberi nama Frances Bean Cobain.

Namun sayangnya kehidupan bahagia musisi ini tidaklah berlangsung lama. Pada tahun 1994, Kurt mulai mengalami beberapa masalah pada kesehatannya. Ia merasakan sakit yang parah pada perutnya hingga ia memutuskan untuk menggunakan narkoba jenis herois sebagai penawar rasa sakitnya. Kurt mengalami tekanan yang begitu berat hingga ia menjadi pecandu narkoba dan ditemukan overdosis karena menggunakan obat-obatan terlarang tersebut. Pihak keluarga memutuskan untuk membawa Kurt ke tempat rehabilitasi, namun suatu malam, Kurt melarikan diri dan pergi ke Seattle dan semenjak itu kabarnya tidak terdengar lagi. Sampai sebuah kejadian tragis menimpa dirinya. Pada tanggal 8 April 1994, Kurt ditemukan tewas di garasi rumahnya sendiri.

Dugaan awal oleh Nontonfilm88 penyebab kasus tersebut adalah kasus bunuh diri dengan menembakan peluru ke kepalanya sendiri. Namun selang beberapa tahun, beberapa peneliti melakukan penelitian kembali karena kasus tersebut dianggap janggal. Mereka menemukan didalam tubuh Kurt terdapat heroin dalam jumlah tertentu yang membuat Kurt seharusnya meninggal karena overdosis dan bukan karena menembakkan kepalanya sendiri. Bukti lain juga mengatakan bahwa surat bunuh diri yang ditemukan di kantong jaket Kurt tidak sama dengan tulisan tangan Kurt. Sampai hari ini kasus tersebut masih menjadi sebuah misteri.

Add a Comment