Fakta-Fakta Kurt Cobain, Vokalis Nirvana Yang Berjuang Melawan Depresi

Fakta Kurt Cobain, Vokalis Nirvana Yang Berjuang Melawan Depresi

Fakta-Fakta Kurt Cobain, Vokalis Nirvana Yang Berjuang Melawan Depresi – Pada tahun 1991 dunia diguncangkan dengan gaungan musik rock khas band asal Seattle dengan hits andalannya, Smells like Teen Spirit. Kemunculan Nirvana sebagai salah satu pelopor peralihan antara musik pop menjadi musik rock alternatif. Salah seorang member yang banyak berjasa atas karya-karya melejit Nirvana adalah sang vokalis, Kurt Donald Cobain atau yang lebih dikenal dengan Kurt Cobain. Vokalis kesayangan fans Nirvana yang lahir pada tanggal 20 Februari 1967 di Aberdeen ini membuktikan kepiawaiannya dalam bermusik melalui beberapa lagu ciptaannya yangjuga menjadi lagu-lagu kecintaan fans Nirvana di seluruh dunia bahkan hingga saat ini seperti Come As You Are, About a Girl, in Bloom, Lithium, All Apologies, Heart-Shaped Box dan Rape Me.

Namun ternyata kepopuler Nirvana atas karya-karyanya hanya dirasakan dalam waktu 3 tahun oleh sang vokalis. Seluruh pecinta music di dunia harus denganberat hati menerimakenyataan bahwa vokalis band rock popular itu memutuskan mengakhiri hidupnya di kedimanannya sendiri di Seattle setelah sebelumnya sempat menjalani rehabilitasi di Los Angeles. Kematian Kurt masihmenyisakan duka yang mendalam. Untuk mengenang 26 tahun kematiannya, berikut disampaikan beberapa fakta tentang Kurt Cobain yang mungkin sebagian dari kalian belum tahu.

1. Pernah Sekolah Gulat dan Baseball
Kurt lair dari pasangan pecinta music bernama Donald Leland dan Wendy Elizabeth. Walau pekerjaan mereka tidak ada kaitannya sama sekali dengan music, namun keduanya memiliki jiwa seni tinggi yang menurun kepada Kurt. Kurt kecil sangat senang bermain game judi online dan dia juga memiliki hobi menggambar bahkan kamarnya selalu dipenuhi oleh hasil karyanya. Kecintaan Kurt terhadap musik juga diturunkan dari pamannya yang seorang musisi bernama Chuck Fredenburg dan bibinya yang merupakan seorang gitaris professional bernama Mari Earle. Kurt yang semasa kecil lebih senang menggambar ketimbang olahraga, sesekali dipaksa ayahnya untuk mengikuti sekolah gulat dan baseball untuk meningkatkan kemampuan sosialnya sekaligus melatih otot-oto tubuh Kurt.

2. Korban Broken Home
Dalam salah satu surat percobaan bunuh dirinya yang dituliskan di Roma, Kurt menulsikan jikadirinya selalui dihantui kecemasan akan perceraian dan lebih memilih mati daripada harus menjalani kehidupan perceraian. Rupanya pernyataan dalam surat tersebut bukan tanpa alasan. Kurt kecil merupakan korban perceraian ayah dan ibunya. Dari perceraiantersebut, Kurt ikut ayahnya yang menikah lagi dengan ibu tiri.

Kurt kecil seringkali menjadikorban bully teman-temannya di sekolah. Akibat kejadian itu, Kurt berubah menjadi anak yang pemurung dan sempat dikirim ke tempat terapi untuk menjalani terapi. Kurt remaja memulai masa pemberontakannya karena sudah tidak tahan lagi dengan hidupnya. Perilaku Kurt sulit dimengerti oleh ayahnya sehingga ayahnya memilih mengirim Kurt ke temannya yang menjadi pemeluk agama Kristen taat. Karena hidup Bersama seorang pemeluk Kristen taat, Kurt terbawa menjadi penganut Krsiten taat sebelum ahkirnya memilih agama Budha sebagai kepercayaannya.

Fakta-Fakta Kurt Cobain, Vokalis Nirvana Yang Berjuang Melawan Depresi

3. Tuduhan Menjadi Gay
Kurt remaja adalah seorang yang ramah dan baik pada teman-temannya. Termasuk pada salah satu teman dekatnya yang adalah seorang gay. Akibat kedekatan di antara keduanya banyak yang mengira jika Kurt juga seorang gay. Namun itu semua tidak benar karena Kurt adalah heteroseksual yang menikahi Courtney dan memiliki satu putri cantik, Frences Bean.

4. Mengidap Bronkitis Kronis
Pengenalan Kurt pada dunia obat-obatan terlarang bisa jadi adalah untuk meredakan nyeri hebat yang dideritanya di daerah perut. Diperparah lagi dengan penyakit bronchitis kronis Kurt yang membuat kondisi kesehatan Kurt semakin memburuk sebelum meninggal.

Dugaan Keterlibatan Courtney Love dalam Kematian Kurt Cobain
Berita Cari

Dugaan Keterlibatan Courtney Love dalam Kematian Kurt Cobain

Kematian Kurt Cobain pada tanggal 8 April 1994 masih menorehkan luka dalam di dunia musik. Berbagai pertanyaan timbul di pikiran orang-orang tentang apa sebenarnya sebab kematian dari Cobain, dan mengapa hal itu terjadi. Kematian Cobain masih menjadi misteri, terlebih karena pihak berwenang dan keluarga enggan membagikan foto-foto TKP dan jasad Cobain pada saat ditemukan tak bernyawa di rumah kediamannya. Berbagai konspirasi timbul sebagai bentuk peran publik dalam menjawab misteri ini. Hingga pada tahun 2014, kepolisian pun memutuskan untuk membagikan foto-foto kematian Cobain setelah berselang tepat 20 tahun dari hari kematiannya. Semula berita kematian Cobain yang sudah mulai mereda, seolah kembali dihebohkan dengan gambar-gambar yang dirilis tersebut. Dalam foto yang dibagikan, terlihat Cobain begitu bersimbah darah dan posisi tubuh Cobain begitu ganjil untuk dikatakan sebagai kasus bunuh diri. Banyak orang dengan hobi agen Sbobet yang menduga bahwa kematian Cobain disebabkan karena pembunuhan berencana, dan menariknya adalah Courtney Love, istri Cobain, diduga terlibat dalam pembunuhan suaminya itu. Hal ini diperkuat karena keterangan tersebut didapatkan langsung dari Hank Harrison yang merupakan ayah dari Courtney Love sendiri. Hank berkata bahwa dia bisa membuktikan anaknya benar-benar terlibat dalam pembunuhan vocalis Nirvana tersebut. Meskipun Love tidak terlibat langsung pada saat pembunuhan, namun Hank berkeras bahwa anaknya terlibat di balik layar dari kasus ini. Hank Harrison menyebut alasan penguatnya dalam menduga anaknya adalah dalang dari kematian Cobain adalah pengedaran foto kematian Cobain yang baru dilakukan pada tahun 2014. Hank berpendapat jika memang Cobain meninggal karena bunuh diri, tidak akan menjadi masalah bagi Love untuk mempublikasikan foto kematian suaminya pada saat itu juga dan tidak perlu menunggu hingga 20 tahun lamanya. Tidak hanya komentar Hank yang menjadi dasar teori kematian Cobain dibunuh oleh istrinya sendiri, namun pada hari-hari berkabung di tahun 1994 ada seseorang yang mengaku bahwa dia pernah medengar Love menawarkan seseorang sejumlah uang yang begitu banyak untuk jasa membunuh suaminya. Namun, terlepas dari tanggapan ayahnya dan beberapa kabar tak mengenakkan tersebut, Courtney Love membantah dengan keras teori tersebut. Love mengaku bahwa ia begitu mencintai Cobain dan tidak akan tega membunuh suaminya sendiri. Bantahan Courtney Love memuncak pada saat dirilis film semi dokumenter berjudul Soaked In Bleach di tahun 2015 yang seolah memberi kemungkinan bahwa Cobain meninggal karena dibunuh oleh istrinya sendiri. Courtney dikabarkan begitu marah dengan film ini dan menyewa pengacara handal untuk membuktikan dirinya tidak terlibat sama sekali dalam kematian Cobain dan menuntut film tersebut untuk diberi keadilan hukum. Film ini begitu menggemparkan publik, bahkan ada beberapa bioskop yang bersedia untuk menayangkan film karya Benjamin Statler yang penuh kontroversi ini. Film Soaked in Bleach dirilis pada tanggal 11 Juni 2015, dan judul ini pun diambil dari lirik salah satu lagu Cobain yang berjudul Come As You Are. Pada saat Cobain meninggal, jabatan kepala kepolisian Seattle dipegang oleh Norm Stamper, dan Stamper benar-benar menaruh perhatian terhadap kasus kematian Cobain. Stamper menjabat hingga tahun 2004, dan setelah film tersebut rilis, ia menyatakan bahwa jika masih diberi kesempatan menjabat sebagai kepala kepolisian, ia akan membuka kembali kasus ini dengan selebar-lebarnya agar bisa menemukan kebenaran dari misteri kematian Kurt Cobain 20 tahun lalu.
Kematian Tragis Vokalis Nirvana
Berita

Kematian Tragis Vokalis Nirvana

Tenarnya Group Band Nirvana memang tak lepas dari nama Kurt Cobain. Nirvana adalah grup musik Rock asal Amerika yang telah terbentuk oleh tiga personel. Pada tahun 1987 Kurt Cobain sebagai vokalis dan juga gitaris mendirikan grup musik ini bersama dengan Krist Novoselic yang juga sebagai pemain bass dan David Grohl sebagai pemain drum baru mulai bergabung dengan Nirvana pada tahun 1990.

Grup musik Nirvana ini mulai meroket dan masuk kedalam tangga lagu tertinggi saat itu pada tahun 1991 dengan lagu andalan mereka yaitu “Smells Like Teen Spirit” dari album kedua mereka. Kurt Cobain sebagai vokalis Nirvana yang juga sebagai juru bicara dari grup musik tersebut, mendapati dirinya disebut di media sebagai “juru bicara dari generasi”. Cobain merasa tidak nyaman karena pesan dan visi Band tersebut telah di salah artikan oleh publik. Di albumnya yang ketiga “In Utero” yang diliris pada tahun 1993, adalah salah satu bentuk menantang balik kepada penonton musik dari Cobain.

Konser Nirvana

Seiring berjalan dengan ketenaran grup musik dengan aliran Rock Alternative atau yang sering disebut juga dengaan aliran Grunge ini, dikejutkan dengan berita kematian Kurt Cobain. Pada bulan April tahun 1994, Cobain meninggal pada ruang studionya yang berada diatas garasi rumahnya di Lake Washington, Seattle. Ia meninggalkan sebuah surat yang di peruntukan kepada “Boddah” teman imajinasinya semasa kecil, di dalam surat itu ia menyatakan bahwa ia sudah tidak merasa nyaman untuk melakukan pertunjukan musik dan bahkan ia sudah tidak dapat menikmati lagi untuk menulis lagu. Dibawah banyak tekanan Cobain mengambil langkah untuk mengakhiri hidupnya dengan menyuntikan dosis heroin dan valium yang berlebihan kedalam tubuhnya dan menembakan dirinya dengan senapan.

Walaupun kematian Kurt Cobain masih menjadi misteri dan para penggemar fanatic Nirvana merasa bahwa Cobain bukan bunuh diri melainkan dibunuh, sangat disayangkan. Di puncak kepopuleran group musik Nirvana harus diakhiri dengan kematian tragis dari sang vokalis.

Mengenang dan Mengenal Kurt Cobain
Berita

Mengenang dan Mengenal Kurt Cobain

Kurt Donald Cobain atau lebih dikenal dengan nama Kurt Cobain. Kurt Cobain sang legendaris vokalis serta gitaris dari grup musik Nirvana ini lahir pada tanggal 20 februari 1967. Ia adalah seorang musisi dan penyanyi asal AmerikaSerikat yang lahir di Aberdeen, Washington, Amerika Serikat. Cobain memiliki masa kecil yang tidak mudah untuk anak seusianya. Saat ia masih berusia sembilan tahun, ia harus melewati masa dimana kedua orang tuanya bercerai.

Namun memang sejak kecil, Cobain memiliki bakat bernyanyi dengan lagu-lagu ciptaannya yang spontan saat itu juga dan langsung ia nyanyikan. Ia memang memiliki bakat seni yang luar biasa, bukan hanya menyanyi tapi ia juga melukis Michael Jackson dan president AS saat itu. Cobain mulai belajar bermain gitar disaat ia masih duduk di bangku sekolah. Kurt Cobain suka mendengarkan banyak lagu dan ia menyukai berbagai jenis aliran musik. Mulai dari The Beatles, Queen, Aerosmith, Black Sabbath, Kiss, AC/DC, Raya, Sex Pistols, dan lain sebagainya. Tetapi kecendrungan aliran musik yang ia sukai adalah Punk Rock. Hingga pada akhirnya menciptakan aliran jenis musik Grunge atau Rock Alternatif dengan grup musik yang ia bangun bernama Nirvana pada tahun 1987.

Kurt Cobain Merokok

Cobain memang dikenal sebagai sosok yang pendiam, temperamen dan juga emosional. Hal itu disebabkan karena pengaruh dari orang tuanya yang bercerai. Ia pernah berkata bahwa ia sangat membenci hidupnya dan ingin mengakhirinya. Namun hal itu juga yang membuatnya masuk ke dalam industri musik. Semua kegilaan yang ia lakukan justru menjadi ciri khasnya dan membuatnya dicintai oleh para penggemarnya. Kurt Cobain bertemu dengan Courtney Love wanita yang ia cintai. Tak lama mereka berpacaran Courtney mengandung anak Cobain, maka mereka pun menikah pada tahun 1992 dan tidak lama dari itu lahirnya anak satu-satunya diberi nama Frances Bean Cobain di bulan Agustus 1992.

Ditengah semua popularitas dan ketenaran yang sedang dihadapi oleh Cobain, sangat disayangkan justru ia memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Cobain mengalami begitu banyak tekanan dalam hidupnya, diketahui dari surat yang ia tinggalkan sebelum kematiannya. Ia menuliskan disitu bahwa ia sudah tidak dapat menikmati untuk menulis lagu dan juga untuk tampil diatas panggung.