Seperti Apa Kematian Kurt Cobain ?

Seperti Apa Kematian Kurt Cobain ? – Seorang vokalis dari band Nirvana meninggal pada tanggal 8 April 1994 di garasi rumahnya yang berada di Washington. Band Nirvana telah memiliki popularitas yang tinggi berkat dari Kurt Cobain. Vokalis yang sekaligus menjadi seorang gitaris dalam band Nirvana ini sekarang telah berusia 53 tahun. Keberadaan band Nirvana yang di atas membuat Kurt Cobain tidak dapat mengontrol hidupnya, sehingga ia pun terjun dalam dunia narkoba.

Jenazah Kurt Cobain yang ditemukan tergeletak dengan memegang senapan di dadanya kini masih menjadi misteri yang belum ditemukan faktanya. Jenazah Kurt Cobain dimakamkan beberapa hari setelah ia meninggal dan dikremasi. Abu dari hasil kremasi kemudian dibawa oleh istri Kurt Cobain dan didoakan di Chiata.

Penemu jenazah dari Kurt Cobain adalah seorang pemain profesional di Situs Judi Online Resmi yang sekaligus berprofesi sebagai seorang pegawai Veca Electric yang sedang memasang lampu di rumahnya yaitu Gary Smith. Kematian Kurt Cobain masih menjadi pertanyaan bagi para fans band Nirvana apa yang sebenarnya menjadi alasan Kurt mengakhiri hidupnya dengan tragis. Tidak disangka, ternyata dalam sebuah film Soaked in Bleach yang merupakan film documenter produksi 2015 menyatakan bahwa seorang mantan polisi dan tim investigasinya merasa menyesal karena tidak melakukan investigasi pada beberapa orang yang terlibat dalam kematian Kurt Cobain.

Dugaan Misteri Kematian Kurt Cobain
Selain ditemukan dengan senapan yang disandarkan di bagian dada, pada saat ditemukan terdapat pena dan catatan yang tergeletak di dekat Kurt Cobain. Saat ini kematian Kurt Cobain diduga karena bunuh diri karena adanya luka tembakan di bagian kepala Kurt. Namun tak semua orang dapat menerima hasil tersebut. Kurt yang meninggal sangat disayangkan karena band Nirvana sedang berada di puncak kejayaan pada saat itu, terlebih kematian Kurt Cobain masih belum diketahui penyebabnya. Tidak jarang beberapa orang disekitar dan fans Kurt Cobain beranggapan bahwa Courtney Love, yaitu istri dari Kurt adalah seorang yang membunuh Kurt. Anggapan tersebut mulai sering muncul setelah satu bulan dari kematian Kurt.

Saat mengikuti tour bulan Maret di Munich, Kurt memang didiagnosa memiliki penyakit radang tenggorokan dan bronchitis sehingga band Nirvana terpaksa harus membatalkannya, kemudian mereka semua langsung mengambil tindakan untuk terbang ke Roma guna melakukan pengobatan untuk Kurt dan beberapa saat kemudian istri Kurt, Courtney Love bergabung bersama dengan Michael Dewitt sebagai pekerjanya. Setelah melakukan pengobatan di Roma dan kembali ke Seattle, Kurt Cobain berjuang keras demi kesembuhannya. Dalam hal tersebut keberadaan band Nirvana dan band Nirvana milik Kurt pun menjadi kecanduan obat – obatan guna mendapat ketenangan diri. Sebelum meninggal, Kurt juga sempat kabur dan menghilang dari tempat ia di rehabilitasi akibat kecanduan obat – obatan. Bahkan mengetahui hal tersebut, istri Kurt langsung menyewa Tom Grant yaitu seorang detektif untuk mencari keberadaan Kurt Cobain.

Namun belum sampai Kurt Cobain ditemukan, ia telah ditemukan terlebih dahulu dalam keadaan meninggal dunia di garasi rumah. Misteri kematian Kurt mulai bermunculan saat itu juga dikarenakan ditemukannya surat bunga di sekitar pot bunga dekat dengan tubuh Kurt Cobain.
Polisi juga menyatakan bahwa Kurt Cobain telah meninggal dunia sejak tanggal 5 April, namun baru ditemukan pada 8 April. Terdapat surat yang terletak di dekat jenazah Kurt dan catatan tersebut berisikan sebuah catatan untuk seorang manager agar memberi informasi pada fansnya serta menyatakan bahwa ia akan membubarkan band Nirvana dan meninggalkan dunia music.

Seperti Inilah Kematian Kurt Cobain dari Sisi Keluarga
Berita Tentang

Seperti Inilah Kematian Kurt Cobain dari Sisi Keluarga

Tahun 1994 merupakan tahun yang menggemparkan di dunia musik internasional, terutama karena meninggalnya musisi legendaris Kurt Cobain yang diduga akibat bunuh diri pada tanggal 8 April 1994. Curt Kobain ditemukan sudah tak bernyawa di rumahnya sendiri, dan hasil pemeriksaan pun pihak dokter beserta kepolisian menyatakan bahwa Cobain meninggal karena bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri. Pertanyaan demi pertanyaan selalu muncul dari kejadian ini, karena memang kematian Kurt Cobain meninggalkan tanda tanya besar yang mengundang kontroversi untuk dipecahkan. Keluarga mendiang Cobain pun lebih memilih tutup mulut atas kejadian ini, dan diketahui istrinya Courtney Love menyewa jasa penyidik khusus untuk mengetahui seluk beluk kejadian ini. Keluarga dan orang-orang terdekat Cobain memang sudah menduga ada yang tidak beres dengan sikap Cobain selama beberapa hari sebelum ia meninggal. Mulai dari suka menyendiri, menyembunyikan sesuatu, jarang berbicara, dan lebih ketergantungan heroin daripada sebelum-sebelumnya. Salah satu personil band Nirvana pun mengungkapkan bahwa Cobain sudah berkata berkali-kali bahwa ia begitu depresi dan ingin segera mengakhiri hidupnya. Cobain depresi karena kecintaannya pada dunia musik begitu tidak sesuai dengan jalur yang ia harapkan, dan Cobain memilih untuk mengakhiri hidupnya pada saat kariernya berada di puncak karena ia lebih memilih terbakar daripada memudar. Komentar dan curahan hati Cobain tersebut diketahui setelah ia meninggalkan surat tulisan tangannya pada saat tubuhnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Cobain ditemukan meninggal di rumahnya sendiri yaitu Lake Washington 171, Seattle. Di garasi tersebut ada beberapa kaca besar yang menghiasi ruangan, dan Courtney Love memecahkan semua kaca itu pasca Cobain meninggal karena tidak kuasa melihat ruangan tempat suaminya meregang nyawa. Setelah keluarga berkabung selama beberapa waktu, akhirnya Courtney beserta anaknya pun memutuskan untuk meninggalkan semua kenangan yang mengingatkan mereka akan Cobain dengan menjual rumah tersebut pada tahun 1977. Rumah tersebut berhasil terjual dengan harga dua kali lipat dari harga yang seharusnya, dan barang-barangnya pun laris dilelang dengan harga yang begitu tinggi. Selain rumah, ada satu monumen yang jadi kenangan khusus untuk mendiang Cobain yaitu Kurt Cobain Memorial Park di Washington. Patung ini dibangun dari hasil pencampuran tanah liat dan sebagian abu kremasi dari Kurt Cobain, dan taman itu sukses menjadi sorotan publik hingga banyak penggemar Nirvana yang berkumpul di taman itu untuk mengenang idola mereka. Di tengah keramaian publik yang menghampiri tempat dan benda-benda kenangan Cobain, hingga tahun 2014 Courtney Love dan anaknya yang bernama Frances Bean Cobain menolak untuk mempublikasikan foto kematian Cobain karena tidak ingin tangkapan kamera kematian suaminya itu tersebar di dunia maya Apapun yang dilakukan oleh publik maupun media untuk membujuk Love agar mau membagikan foto kematian suaminya, tak tampak sedikitpun berhasil membuat Love goyah dengan pendiriannya. Sikap Love ini menimbulkan berbagai komentar simpati publik namun juga menimbulkan spekulasi-spekulasi negatif. Ada beberapa yang menerjemahkan sikap Love ini dengan menduga bahwa sebenarnya Cobain mati karena dibunuh, sehingga gambarnya tidak boleh diketahui siapapun walaupun hanya seorang saja. Namun, anak hasil pernikahan Courtney Love dan mendiang Kurt Cobain, Frances Bean meyakinkan publik bahwa foto-foto kematian ayahnya tidak akan dipublikasikan karena anak itu akan merasakan sakit hati yang begitu mendalam bila teringat akan kematian ayah kesayangannya itu.
Kejanggalan Dalam Kematian Kurt Cobain
Berita Blog

Kejanggalan Dalam Kematian Kurt Cobain

Kematian Kurt Cobain dari sang legendaris aliran musik grunge ini sudah hampir 24 tahun yang lalu. Namun namanya tetap selalu ada dihati para penggemarnya sampai saat ini. Cobain meninggalkan dunia ini dengan kematiannya tetap menjadi misteri yang tidak akan pernah terpecahkan. Pada tanggal 8 April tahun 1994, tubuhnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di ruang studio rumahnya di Lake Washington, Seattle, Amerika Serikat(AS). Kepolisian Seattle mengemukakan bahwa Cobain meninggal karena bunuh diri, ia menembakan diri menggunakan senapan yang ia miliki. Tetapi para penggemarnya beserta agen poker masih tidak percaya jika Kurt Cobain itu mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, namun mereka percaya bahwa ada skenario dibelakang ini semua sehingga Cobain tewas akibat dibunuh.

Yang pertama adalah surat yang ditinggalkan oleh Kurt Cobain mencurigakan karena beberapa hal. Sejumlah baris yang ada didalam surat tersebut, diduga bukan tulisan tangan darinya melainkan ada tambahan-tambahan dari orang lain. Di surat tersebut ditujukan untuk Boddah teman imajinasinya waktu masih kecil, tetapi mereka meyakini bahwa sesungguhnya surat itu ditujukan untuk sang istri yaitu Courtney Love. Banyak dugaan muncul bahwa yang membunuhnya ialah istrinya sendiri. Karena saat itu hubungan Cobain dengan sang istri sedang dalam kondisi yang tidaak baik. Courtney Love tidak mau diceraikan oleh Cobain karena menghawatirkan bahwa semua hartanya Cobain akan jatuh ke tangan anak satu-satunya mereka yaitu Frances Bean Cobain.

Courtney Love tidak mau diceraikan

Lalu, menurut data dari identifikasi forensic, Kurt Cobain telah meninggal beberapa hari, tepatnya tiga hari setelah mayatnya ditemukan. Namun yang menarik setelah diperiksa dalam tubuhnya terdapat obat heroin dan valium dengan dosis yang cukup banyak. Jadi beberapa pihak meyakinkan dalam Cobain sedang dalam kondisi teler dan tidak mampu untuk mengarahkan pistol ke mulutnya sendiri ataupun untuk menarik pelatuk pistol untuk mengakhiri hidupnya. Kemudian ahli identifikasi forensik juga berbicara bahka ada seseorang yang membantu Kurt Cobain untuk menyuntikan heroin ke tubuhnya, karena sangat tidaak mungkin ia lakukan sendiri untuk menggulung kemejanya, menyuntikan obat-obatan terlarang itu dan menghilangkan peralatan narkoba. Begitulah kejanggalan yang terjadi di kematian Kurt Cobain, walaupun sampai hari ini belum terungkap si pelaku pembunuhannya dan kematiannya masih saja menjadi misteri sampai hari ini.

Kematian Kurt Cobain yang Penuh Kontroversi
Berita Blog

Kematian Kurt Cobain yang Penuh Kontroversi

Walaupun dunia musik adalah dunia yang identik dengan hiburan dan kesenangan, namun tidak selalu demikian yang dialami oleh para musisi. Semakin tinggi pohon maka semakin besar angin yang menerpa, dan begitulah yang berlaku bagi musisi kelas dunia dengan ketenaran yang sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Nyatanya, tidak hanya berjegalan dalam berkarya, namun terkadang nyawa pun bisa menjadi taruhan.

Dan itulah yang terjadi pada musisi legendaris Kurt Cobain yang berhasil membuat dunia musik genre grunge seolah bangkit kembali dari tidur panjangnya, meregang nyawa ketika kariernya sedang berada di posisi puncak teratas. Kurt Cobain adalah pria yang meninggal di usia 27 tahun ketika dirinya sedang berada dalam daftar teratas musisi terbaik kelas dunia. Vocalis sekaligus gitaris band fenomenal Nirvana tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal di garasi rumahnya pada hari Jumat, 8 April 1994 oleh seorang teknisi listrik bernama Gary Smith. Smith menemukan Cobain dalam keadaan tak bernyawa dengan pistol yang berada di dekat tubuh Cobain serta luka tembakan jarak dekat di kepalanya. Kabar ini berhasil membuat dunia musik dan Sbobet seolah berhenti sejenak karena semuanya terkejut dengan kabar yang begitu tiba-tiba ini.

Hal yang paling menarik adalah adanya surat Cobain yang ditulis tangan tergeletak di dekat jasad Cobain. Dalam surat tersebut, musisi legendaris ini mencurahkan curahan hatinya tentang dukanya dalam berkarya di band Nirvana. Walaupun terlihat menikmati teriakan penonton yang histeris pada saat naik ke panggung, ternyata Cobain tidak menikmatinya sama sekali dan hanya mencoba bersikap profesional di hadapan publik. Cobain merasa frustasi karena musik yang semula ia ciptakan karena ingin berekspresi dengan nada, justru menjadi tontonan orang-orang dan menjadi ladang uang. Cobain merasa tidak begitu nyaman dengan hal ini, sehingga ia pun mencoba lari dari rasa depresinya dengan menjadi pengabdi heroin kelas kakap.

Smith menemukan Cobain dalam keadaan meninggal pada hari Jumat, namun hasil autopsi tidak berkata demikian. Dari hasil pemeriksaan, diduga Cobain meninggal pada hari Selasa sebelumnya, dan itu berarti jenazah Cobain ditemukan 3 hari setelah meninggal. Pihak berwenang sudah memutuskan alasan Kurt Cobain meninggal adalah karena bunuh diri. Hal ini diperkuat dengan adanya surat yang tergeletak di sebelahnya, karena itu berarti kematian Kurt Cobain sudah direncanakan dan Cobain meninggal atas dasar keputusannya. Ditambah dengan adanya pistol yang tergeletak di sekitar tubuh pria itu, sehingga Cobain ditetapkan meninggal karena bunuh diri dengan menarik pelatuk pistol ke kepalanya. Namun, rupanya tidak semua pemain poker online langsung menerima pernyataan tersebut mentah-mentah. Ada beberapa orang yang menduga bahwa Cobain meninggal karena aksi pembunuhan, dan ada pula yang menduga Cobain telah mengalami pencucian otak oleh oknum-oknum tertentu.

Tidak hanya sampai disitu, dugaan-dugaan lain pun datang silih berganti. Bahkan hingga saat ini pun, media masih sensitif apabila membahas tentang kematian vocalis legendaris Cobain. Jenazah Cobain dikremasi pada hari Minggu, 10 April 1994 tepat dua hari setelah Cobain ditemukan tidak bernyawa di garasinya. Sebagian abu dari kematiannya disimpan dan kemudian dicampur dengan tanah liat dan dijadikan sebagai bahan dasar dalam pembuatan patung gitar yang kemudian dinamakan patung ‘Kurt Cobain Memorial Park’ di Washington. Hingga kini, patung tersebut masih gagah berdiri dan selalu dikenang oleh masyarakat sebagai penghargaan atas karyanya.

Dugaan Keterlibatan Courtney Love dalam Kematian Kurt Cobain
Berita Cari

Dugaan Keterlibatan Courtney Love dalam Kematian Kurt Cobain

Kematian Kurt Cobain pada tanggal 8 April 1994 masih menorehkan luka dalam di dunia musik. Berbagai pertanyaan timbul di pikiran orang-orang tentang apa sebenarnya sebab kematian dari Cobain, dan mengapa hal itu terjadi. Kematian Cobain masih menjadi misteri, terlebih karena pihak berwenang dan keluarga enggan membagikan foto-foto TKP dan jasad Cobain pada saat ditemukan tak bernyawa di rumah kediamannya.

Berbagai konspirasi timbul sebagai bentuk peran publik dalam menjawab misteri ini. Hingga pada tahun 2014, kepolisian pun memutuskan untuk membagikan foto-foto kematian Cobain setelah berselang tepat 20 tahun dari hari kematiannya. Semula berita kematian Cobain yang sudah mulai mereda, seolah kembali dihebohkan dengan gambar-gambar yang dirilis tersebut. Dalam foto yang dibagikan, terlihat Cobain begitu bersimbah darah dan posisi tubuh Cobain begitu ganjil untuk dikatakan sebagai kasus bunuh diri.

Banyak orang dengan hobi agen Sbobet yang menduga bahwa kematian Cobain disebabkan karena pembunuhan berencana, dan menariknya adalah Courtney Love, istri Cobain, diduga terlibat dalam pembunuhan suaminya itu. Hal ini diperkuat karena keterangan tersebut didapatkan langsung dari Hank Harrison yang merupakan ayah dari Courtney Love sendiri. Hank berkata bahwa dia bisa membuktikan anaknya benar-benar terlibat dalam pembunuhan vocalis Nirvana tersebut. Meskipun Love tidak terlibat langsung pada saat pembunuhan, namun Hank berkeras bahwa anaknya terlibat di balik layar dari kasus ini.

Hank Harrison menyebut alasan penguatnya dalam menduga anaknya adalah dalang dari kematian Cobain adalah pengedaran foto kematian Cobain yang baru dilakukan pada tahun 2014. Hank berpendapat jika memang Cobain meninggal karena bunuh diri, tidak akan menjadi masalah bagi Love untuk mempublikasikan foto kematian suaminya pada saat itu juga dan tidak perlu menunggu hingga 20 tahun lamanya.

Tidak hanya komentar Hank yang menjadi dasar teori kematian Cobain dibunuh oleh istrinya sendiri, namun pada hari-hari berkabung di tahun 1994 ada seseorang yang mengaku bahwa dia pernah medengar Love menawarkan seseorang sejumlah uang yang begitu banyak untuk jasa membunuh suaminya. Namun, terlepas dari tanggapan ayahnya dan beberapa kabar tak mengenakkan tersebut, Courtney Love membantah dengan keras teori tersebut. Love mengaku bahwa ia begitu mencintai Cobain dan tidak akan tega membunuh suaminya sendiri.

Bantahan Courtney Love memuncak pada saat dirilis film semi dokumenter berjudul Soaked In Bleach di tahun 2015 yang seolah memberi kemungkinan bahwa Cobain meninggal karena dibunuh oleh istrinya sendiri. Courtney dikabarkan begitu marah dengan film ini dan menyewa pengacara handal untuk membuktikan dirinya tidak terlibat sama sekali dalam kematian Cobain dan menuntut film tersebut untuk diberi keadilan hukum. Film ini begitu menggemparkan publik, bahkan ada beberapa bioskop yang bersedia untuk menayangkan film karya Benjamin Statler yang penuh kontroversi ini.

Film Soaked in Bleach dirilis pada tanggal 11 Juni 2015, dan judul ini pun diambil dari lirik salah satu lagu Cobain yang berjudul Come As You Are. Pada saat Cobain meninggal, jabatan kepala kepolisian Seattle dipegang oleh Norm Stamper, dan Stamper benar-benar menaruh perhatian terhadap kasus kematian Cobain. Stamper menjabat hingga tahun 2004, dan setelah film tersebut rilis, ia menyatakan bahwa jika masih diberi kesempatan menjabat sebagai kepala kepolisian, ia akan membuka kembali kasus ini dengan selebar-lebarnya agar bisa menemukan kebenaran dari misteri kematian Kurt Cobain 20 tahun lalu.

Kematian Tragis Vokalis Nirvana
Berita

Kematian Tragis Vokalis Nirvana

Tenarnya Group Band Nirvana memang tak lepas dari nama Kurt Cobain. Nirvana adalah grup musik Rock asal Amerika yang telah terbentuk oleh tiga personel. Pada tahun 1987 Kurt Cobain sebagai vokalis dan juga gitaris mendirikan grup musik ini bersama dengan Krist Novoselic yang juga sebagai pemain bass dan David Grohl sebagai pemain drum baru mulai bergabung dengan Nirvana pada tahun 1990.

Grup musik Nirvana ini mulai meroket dan masuk kedalam tangga lagu tertinggi saat itu pada tahun 1991 dengan lagu andalan mereka yaitu “Smells Like Teen Spirit” dari album kedua mereka. Kurt Cobain sebagai vokalis Nirvana yang juga sebagai juru bicara dari grup musik tersebut, mendapati dirinya disebut di media sebagai “juru bicara dari generasi”. Cobain merasa tidak nyaman karena pesan dan visi Band tersebut telah di salah artikan oleh publik. Di albumnya yang ketiga “In Utero” yang diliris pada tahun 1993, adalah salah satu bentuk menantang balik kepada penonton musik dari Cobain.

Konser Nirvana

Seiring berjalan dengan ketenaran grup musik dengan aliran Rock Alternative atau yang sering disebut juga dengaan aliran Grunge ini, dikejutkan dengan berita kematian Kurt Cobain. Pada bulan April tahun 1994, Cobain meninggal pada ruang studionya yang berada diatas garasi rumahnya di Lake Washington, Seattle. Ia meninggalkan sebuah surat yang di peruntukan kepada “Boddah” teman imajinasinya semasa kecil, di dalam surat itu ia menyatakan bahwa ia sudah tidak merasa nyaman untuk melakukan pertunjukan musik dan bahkan ia sudah tidak dapat menikmati lagi untuk menulis lagu. Dibawah banyak tekanan Cobain mengambil langkah untuk mengakhiri hidupnya dengan menyuntikan dosis heroin dan valium yang berlebihan kedalam tubuhnya dan menembakan dirinya dengan senapan.

Walaupun kematian Kurt Cobain masih menjadi misteri dan para penggemar fanatic Nirvana merasa bahwa Cobain bukan bunuh diri melainkan dibunuh, sangat disayangkan. Di puncak kepopuleran group musik Nirvana harus diakhiri dengan kematian tragis dari sang vokalis.

Mengenang dan Mengenal Kurt Cobain
Berita

Mengenang dan Mengenal Kurt Cobain

Kurt Donald Cobain atau lebih dikenal dengan nama Kurt Cobain. Kurt Cobain sang legendaris vokalis serta gitaris dari grup musik Nirvana ini lahir pada tanggal 20 februari 1967. Ia adalah seorang musisi dan penyanyi asal AmerikaSerikat yang lahir di Aberdeen, Washington, Amerika Serikat. Cobain memiliki masa kecil yang tidak mudah untuk anak seusianya. Saat ia masih berusia sembilan tahun, ia harus melewati masa dimana kedua orang tuanya bercerai.

Namun memang sejak kecil, Cobain memiliki bakat bernyanyi dengan lagu-lagu ciptaannya yang spontan saat itu juga dan langsung ia nyanyikan. Ia memang memiliki bakat seni yang luar biasa, bukan hanya menyanyi tapi ia juga melukis Michael Jackson dan president AS saat itu. Cobain mulai belajar bermain gitar disaat ia masih duduk di bangku sekolah. Kurt Cobain suka mendengarkan banyak lagu dan ia menyukai berbagai jenis aliran musik. Mulai dari The Beatles, Queen, Aerosmith, Black Sabbath, Kiss, AC/DC, Raya, Sex Pistols, dan lain sebagainya. Tetapi kecendrungan aliran musik yang ia sukai adalah Punk Rock. Hingga pada akhirnya menciptakan aliran jenis musik Grunge atau Rock Alternatif dengan grup musik yang ia bangun bernama Nirvana pada tahun 1987.

Kurt Cobain Merokok

Cobain memang dikenal sebagai sosok yang pendiam, temperamen dan juga emosional. Hal itu disebabkan karena pengaruh dari orang tuanya yang bercerai. Ia pernah berkata bahwa ia sangat membenci hidupnya dan ingin mengakhirinya. Namun hal itu juga yang membuatnya masuk ke dalam industri musik. Semua kegilaan yang ia lakukan justru menjadi ciri khasnya dan membuatnya dicintai oleh para penggemarnya. Kurt Cobain bertemu dengan Courtney Love wanita yang ia cintai. Tak lama mereka berpacaran Courtney mengandung anak Cobain, maka mereka pun menikah pada tahun 1992 dan tidak lama dari itu lahirnya anak satu-satunya diberi nama Frances Bean Cobain di bulan Agustus 1992.

Ditengah semua popularitas dan ketenaran yang sedang dihadapi oleh Cobain, sangat disayangkan justru ia memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Cobain mengalami begitu banyak tekanan dalam hidupnya, diketahui dari surat yang ia tinggalkan sebelum kematiannya. Ia menuliskan disitu bahwa ia sudah tidak dapat menikmati untuk menulis lagu dan juga untuk tampil diatas panggung.