Month: April 2018

Beberapa Teori Tentang Kasus Kematian Kurt Cobain

Grup musik yang bernama Nirvana tentunya sangat terkenal dan menjadi salah satu grup musik yang melegenda khususnya bagi generasi X yang menganut dan mencintai aliran musik Grunge dan Rock alternatif. Grup musik Nirvana ini dibesarkan oleh seorang yang bernama Kurt Cobain. Ia merupakan vokalis sekaligus gitaris di dalam grup musik tersebut. Kurt Cobain berkontribusi banyak dalam perkembangan grup musik Nirvana tersebut. Ia juga merupakan seorang pelopor atau Trendsetter dari aliran musik Rock alternatif dan Grunge. Ia termasuk salah seorang musisi di dunia yang sangat berdampak dan membawa terobosan besar dalam dunia musik yang ada pada jamannya. Kurt dilahirkan dengan bakat musik yang luar biasa dan sangat murni. Ia bahkan dikatakan sebagai juru bicara generasi X yang menganut aliran musik Grunge pada jamannya.

Kehidupan musisi pria ini yang memiliki nama lengkap Kurt Donald Cobain bisa terbilang cukup baik. Di dunia musik, ia sangat tenar dan populer. Ia menciptakan beberapa lagu yang menjadi hits atau populer pada jamannya dan beberapa masih berlaku hingga sekarang. Kurt juga membesarkan dan membawa grup musik Nirvananya ke masa kejayaan yang bisa dibilang puncak sukses bagi grup musik yang ada. Selain dari pencapaian yang ia raih di dunia musik, ia juga memiliki kehidupan pribadi yang cukup baik. Kurt Cobain memutuskan untuk menikahi kekasih hatinya yaitu Courtney Love pada tahun 1992. Cobain dan Love memilih tempat di Waikiki, Hawaii untuk dijadikan sebagai tempat saksi dimana mereka berdua membuat janji untuk berjalan bersama sebagai sepasang suami istri yang mengarungi kehidupan bersama-sama. Cobain dan Love memilih tanggal 24 Februari sebagai hari bahagia mereka. Tak lama setelah pernikahan mereka, Cobain dan Love dikaruniai seorang anak yang diberi nama Frances Bean Cobain.

Namun sayangnya kehidupan bahagia musisi ini tidaklah berlangsung lama. Pada tahun 1994, Kurt mulai mengalami beberapa masalah pada kesehatannya. Ia merasakan sakit yang parah pada perutnya hingga ia memutuskan untuk menggunakan narkoba jenis herois sebagai penawar rasa sakitnya. Kurt mengalami tekanan yang begitu berat hingga ia menjadi pecandu narkoba dan ditemukan overdosis karena menggunakan obat-obatan terlarang tersebut. Pihak keluarga memutuskan untuk membawa Kurt ke tempat rehabilitasi, namun suatu malam, Kurt melarikan diri dan pergi ke Seattle dan semenjak itu kabarnya tidak terdengar lagi. Sampai sebuah kejadian tragis menimpa dirinya. Pada tanggal 8 April 1994, Kurt ditemukan tewas di garasi rumahnya sendiri.

Dugaan awal oleh Nontonfilm88 penyebab kasus tersebut adalah kasus bunuh diri dengan menembakan peluru ke kepalanya sendiri. Namun selang beberapa tahun, beberapa peneliti melakukan penelitian kembali karena kasus tersebut dianggap janggal. Mereka menemukan didalam tubuh Kurt terdapat heroin dalam jumlah tertentu yang membuat Kurt seharusnya meninggal karena overdosis dan bukan karena menembakkan kepalanya sendiri. Bukti lain juga mengatakan bahwa surat bunuh diri yang ditemukan di kantong jaket Kurt tidak sama dengan tulisan tangan Kurt. Sampai hari ini kasus tersebut masih menjadi sebuah misteri.

Seperti Inilah Kematian Kurt Cobain dari Sisi Keluarga

Tahun 1994 merupakan tahun yang menggemparkan di dunia musik internasional, terutama karena meninggalnya musisi legendaris Kurt Cobain yang diduga akibat bunuh diri pada tanggal 8 April 1994. Curt Kobain ditemukan sudah tak bernyawa di rumahnya sendiri, dan hasil pemeriksaan pun pihak dokter beserta kepolisian menyatakan bahwa Cobain meninggal karena bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri. Pertanyaan demi pertanyaan selalu muncul dari kejadian ini, karena memang kematian Kurt Cobain meninggalkan tanda tanya besar yang mengundang kontroversi untuk dipecahkan. Keluarga mendiang Cobain pun lebih memilih tutup mulut atas kejadian ini, dan diketahui istrinya Courtney Love menyewa jasa penyidik khusus untuk mengetahui seluk beluk kejadian ini.

Keluarga dan orang-orang terdekat Cobain memang sudah menduga ada yang tidak beres dengan sikap Cobain selama beberapa hari sebelum ia meninggal. Mulai dari suka menyendiri, menyembunyikan sesuatu, jarang berbicara, dan lebih ketergantungan heroin daripada sebelum-sebelumnya. Salah satu personil band Nirvana pun mengungkapkan bahwa Cobain sudah berkata berkali-kali bahwa ia begitu depresi dan ingin segera mengakhiri hidupnya. Cobain depresi karena kecintaannya pada dunia musik begitu tidak sesuai dengan jalur yang ia harapkan, dan Cobain memilih untuk mengakhiri hidupnya pada saat kariernya berada di puncak karena ia lebih memilih terbakar daripada memudar. Komentar dan curahan hati Cobain tersebut diketahui oleh http://agenbolaindo.net setelah ia meninggalkan surat tulisan tangannya pada saat tubuhnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa lagi.

Cobain ditemukan meninggal di rumahnya sendiri yaitu Lake Washington 171, Seattle. Di garasi tersebut ada beberapa kaca besar yang menghiasi ruangan, dan Courtney Love memecahkan semua kaca itu pasca Cobain meninggal karena tidak kuasa melihat ruangan tempat suaminya meregang nyawa. Setelah keluarga berkabung selama beberapa waktu, akhirnya Courtney beserta anaknya pun memutuskan untuk meninggalkan semua kenangan yang mengingatkan mereka akan Cobain dengan menjual rumah tersebut pada tahun 1977. Rumah tersebut berhasil terjual dengan harga dua kali lipat dari harga yang seharusnya, dan barang-barangnya pun laris dilelang dengan harga yang begitu tinggi. Selain rumah, ada satu monumen yang jadi kenangan khusus untuk mendiang Cobain yaitu Kurt Cobain Memorial Park di Washington. Patung ini dibangun dari hasil pencampuran tanah liat dan sebagian abu kremasi dari Kurt Cobain, dan taman itu sukses menjadi sorotan publik hingga banyak penggemar Nirvana yang berkumpul di taman itu untuk mengenang idola mereka.

Di tengah keramaian publik yang menghampiri tempat dan benda-benda kenangan Cobain, hingga tahun 2014 Courtney Love dan anaknya yang bernama Frances Bean Cobain menolak untuk mempublikasikan foto kematian Cobain karena tidak ingin tangkapan kamera kematian suaminya itu tersebar di dunia maya http://speedbet88.co Apapun yang dilakukan oleh publik maupun media untuk membujuk Love agar mau membagikan foto kematian suaminya, tak tampak sedikitpun berhasil membuat Love goyah dengan pendiriannya. Sikap Love ini menimbulkan berbagai komentar simpati publik namun juga menimbulkan spekulasi-spekulasi negatif.

Ada beberapa yang menerjemahkan sikap Love ini dengan menduga bahwa sebenarnya Cobain mati karena dibunuh, sehingga gambarnya tidak boleh diketahui siapapun walaupun hanya seorang saja. Namun, anak hasil pernikahan Courtney Love dan mendiang Kurt Cobain, Frances Bean meyakinkan publik bahwa foto-foto kematian ayahnya tidak akan dipublikasikan karena anak itu akan merasakan sakit hati yang begitu mendalam bila teringat akan kematian ayah kesayangannya itu.

Kejanggalan Dalam Kematian Kurt Cobain

Kematian Kurt Cobain dari sang legendaris aliran musik grunge ini sudah hampir 24 tahun yang lalu. Namun namanya tetap selalu ada dihati para penggemarnya sampai saat ini. Cobain meninggalkan dunia ini dengan kematiannya tetap menjadi misteri yang tidak akan pernah terpecahkan. Pada tanggal 8 April tahun 1994, tubuhnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di ruang studio rumahnya di Lake Washington, Seattle, Amerika Serikat(AS). Kepolisian Seattle mengemukakan bahwa Cobain meninggal karena bunuh diri, ia menembakan diri menggunakan senapan yang ia miliki. Tetapi para penggemarnya beserta agen poker http://multipoker88.com masih tidak percaya jika Kurt Cobain itu mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, namun mereka percaya bahwa ada skenario dibelakang ini semua sehingga Cobain tewas akibat dibunuh.

Yang pertama adalah surat yang ditinggalkan oleh Kurt Cobain mencurigakan karena beberapa hal. Sejumlah baris yang ada didalam surat tersebut, diduga bukan tulisan tangan darinya melainkan ada tambahan-tambahan dari orang lain. Di surat tersebut ditujukan untuk Boddah teman imajinasinya waktu masih kecil, tetapi mereka meyakini bahwa sesungguhnya surat itu ditujukan untuk sang istri yaitu Courtney Love. Banyak dugaan muncul bahwa yang membunuhnya ialah istrinya sendiri. Karena saat itu hubungan Cobain dengan sang istri sedang dalam kondisi yang tidaak baik. Courtney Love tidak mau diceraikan oleh Cobain karena menghawatirkan bahwa semua hartanya Cobain akan jatuh ke tangan anak satu-satunya mereka yaitu Frances Bean Cobain.

Courtney Love tidak mau diceraikan

Lalu, menurut data dari identifikasi forensic, Kurt Cobain telah meninggal beberapa hari, tepatnya tiga hari setelah mayatnya ditemukan. Namun yang menarik setelah diperiksa dalam tubuhnya terdapat obat heroin dan valium dengan dosis yang cukup banyak. Jadi beberapa pihak meyakinkan dalam Cobain sedang dalam kondisi teler dan tidak mampu untuk mengarahkan pistol ke mulutnya sendiri ataupun untuk menarik pelatuk pistol untuk mengakhiri hidupnya. Kemudian ahli identifikasi forensik juga berbicara bahka ada seseorang yang membantu Kurt Cobain untuk menyuntikan heroin ke tubuhnya, karena sangat tidaak mungkin ia lakukan sendiri untuk menggulung kemejanya, menyuntikan obat-obatan terlarang itu dan menghilangkan peralatan narkoba. Begitulah kejanggalan yang terjadi di kematian Kurt Cobain, walaupun sampai hari ini belum terungkap si pelaku pembunuhannya dan kematiannya masih saja menjadi misteri sampai hari ini.